Benih dan Roti

Tahukah anda mana yang menjadi benih untuk ditabur dan mana yang menjadi roti untuk dinikmati?

Benih dan roti

* yoh. 10:10 (yang membuat hidup itu sendiri benar benar hidup adalah Tuhan Yesus hidup didalammu.)

* hidup berlimpah didalam Tuhan bukan berarti memiliki segala-segalanya melainkan tidak berkekurangan.

* “kaya” dan “punya” itu sama sekali berbeda. Orang boleh “kaya” tapi belum tentu “punya”. Juga orang boleh “punya” tapi belum tentu “kaya”.

* kaya tapi tidak punya itu bagus. Kaya dan punya itu sangat bagus. Punya tapi tidak kaya itu kejatuhan, kehampaan, kekosongan. Tidak kaya dan tidak punya, datang pada Tuhan. Tuhan akan memberikan kelimpahan (kekayaan hidup).

* materi yang diluar tapi tidak didukung oleh apa yang ada didalamnya = “nora”

* tekanan dari luar / tuntutan yang lebih besar daripada kemampuan sendiri = “gengsi”

* 2 kor. 9:10-11 (Tuhan punya benih untuk ditabur dan roti untuk dimakan.)

(Bedakan benih dan roti karena Tuhan memberikan segala sesuatu dalam bentuk itu.)

(Pelipatgandaan tergantung dari apa yang kamu punya dan kamu perlakukan yang kamu punya itu. Sikap kita melakukan sesuatu yang kamu punya. Apakah diperlakukan menjadi benih untuk ditabur? Apakah diperlakukan menjadi roti untuk dinikmati?)

* bagaimana cara membedakan benih dan roti?

. Kisah tentang 5 roti dan 2 ikan (5 roti dan 2 ikan itu dijadikan benih karena diserahkan pada Tuhan Yesus)
. Punya sedikit brarti miskin (mindset manusia umumnya). Punya banyak brarti kaya (maka manusia brani untuk memberi dan melakukan segalanya)
. Jika sedikit tidak memberi apalagi jika banyak? Pastilah tidak akan memberi.

. Orang kaya adalah selalu memberi meskipun yang di punya itu sedikit.

. Orang miskin adalah selalu mengambil meskipun yang di punya itu banyak.

. Belajar mencukupkan diri. (Suatu jembatan untuk berpindah dari seorang yang punya mental orang “miskin” ke mental orang “kaya”.)

. Jika hidup tidak belajar untuk mencukupkan diri dan berkata “cukup”, maka hidupmu dikuasai keinginan daging dan hawa nafsu selamanya.

. Berkat yang Tuhan beri tidak melulu roti untuk dinikmati tapi lebih banyak / berupa benih untuk ditabur.

. Jika diri sendiri yang diuntungkan maka itu adalah ROTI. Jika diri sendiri yang dikorbankan maka itu adalah BENIH.

. Jangan berpusat di diri sendiri. Karena kamu sendiri pun belum puas. Jika kamu berani menjadi benih, sekitar mu puas / cukup dan kamu pun akan merasa cukup

(5 roti dan 2 ikan yang dimakan sendiri ataupun dibagi ke 4 orang belum tentu kenyang. Tapi, jika diserahkan pada Tuhan itu akan berlipat ganda dan masih menyisakan sisa yang begitu banyak untuk kamu nikmati.)

(Sama seperti Tuhan Yesus yang menjadikan diriNya benih mati di kayu salib dan pada akhirnya menjadi roti yang berlipat ganda untuk boleh kita nikmati yaitu kasihNya, karunia Roh Kudus, dan jalan kepada Allah Bapa.)

Ps. Jose Carol

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s