Kekecewaan Dalam Hidup

Kecewa boleh asal jangan berlarut. Kecewa dan kepahitan adalah pilihan.

Kekecewaan Dalam Hidup

1 sam 8:1-6 (cerminan kekecewaan dalam hidup)

Kekecewaan adalah bagian dalam hidup manusia.

Mzm 55:13-15;
Rumah adalah tempat kekecewaan pertama, gereja adalah tempat kekecewaan kedua. Karena keduanya adalah tempat pengharapan.

Banyak berharap adalah sumber kekecewaan (adanya unsur pengharapan).

Penjelasan sumber kekecewaan karena unsur pengharapan:
* Pengharapan yang implisit (adanya keinginan tapi tidak diucapkan).
* Pengharapan yang tidak masuk akal.
* Pengharapan yang masuk akal tapi tidak tercapai sepenuhnya.

Ada beberapa hal tertentu yang manusia jangan pernah harapkan. (Menginginkan yang sempurna, …)

Cara kekecewaan dan sebab akibatnya:
Kekecewaan menjadikan sakit secara fisik, menjadi apatis / dingin (tidak percaya lagi akan semuanya karena di kecewakan 1 kali maka dianggap smuanya sama saja), terjadinya pemendaman di dalam hati dan pikiran dan keluar sebagai amarah, terjadinya permainan pikiran yang negatif (berpikir yang belum terjadi tapi yakin seolah olah terjadi sehingga membuat suasana hati atau perasaan yang kacau / jengkel), menjadikan adanya niat untuk membalas dendam.
Cara menghadapi kekecewaan:
. Jangan menjadi orang yang terlalu sensitif (1 sam 8:7; belum tentu kamu yang dituju tapi merasa dituju)
. Lupakan yang lalu, jalani yang baru (1 sam 16:1) (lupa bukan berarti hilang ingatan tapi hilang keterkaitan secara emosional atas peristiwa itu. Jangan terlalu berkutat dan tenggelam. Berkatalah cukup bahwa anda mau maju dan belajar lagi. Jangan terlalu di pikiran) (cara melupakan : terimalah dan akui kenyataan karena sudah terjadi dan anda sudah alami. Belajar ampuni diri sendiri akibat penyesalan. Lihat dari sudut pandang berbeda pengalaman pahitmu untuk mengambil suatu pelajaran agar lebih berjaga-jaga. Tutup yang lama untuk terhindar dari tuduhan yang mendera (berdamai dengan dirimu yang dipendam lama,ampuni dirimu, buka lembaran yang baru))
. Konsisten berbuat baik meskipun dikecewakan sekali / sesekali (kebaikan sperti “boomerang” yang dilempar pasti akan kembali)
. Cerita ttg pemain piano polandia paderuski, arthur martinez, pempimpin gereja injili terbesar di amerika hagath (pengarang buku why I stayed?).

“Saya tidak mau merusak hidup saya, maka saya mau mengampunimu…”

Ps. Soekirno Tarjadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s